MAKASSAR –Apollotimes.news_ Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, menghadiri High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Makassar Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aston Hotel Makassar, Jalan Sultan Hasanuddin, Senin (13/7/2026).
Kegiatan strategis tersebut dirangkaikan dengan peluncuran Proyek Perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong lahirnya inovasi di lingkungan pemerintahan.

Forum ini menjadi wadah sinergi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam mempercepat implementasi digitalisasi di berbagai sektor pelayanan publik. Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kehadiran Sekretaris DPRD Makassar menunjukkan dukungan penuh lembaga legislatif terhadap agenda transformasi digital yang tengah dikembangkan Pemerintah Kota Makassar. Kolaborasi antarlembaga dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan modern berbasis teknologi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa transformasi digital tidak boleh berhenti sebatas konsep, perencanaan, maupun seremoni belaka. Menurutnya, digitalisasi harus diwujudkan melalui implementasi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa setiap perangkat daerah dituntut mampu menghadirkan inovasi yang berdampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Digitalisasi, kata Munafri, harus menjadi budaya kerja baru yang mempercepat proses birokrasi sekaligus meningkatkan akuntabilitas.
Peluncuran proyek perubahan peserta PKN Tingkat II diharapkan melahirkan berbagai terobosan yang mampu menjawab tantangan penyelenggaraan pemerintahan di era digital. Inovasi tersebut menjadi modal penting dalam mendukung percepatan reformasi birokrasi di Kota Makassar.

Sementara itu, TP2DD memiliki peran strategis dalam memperluas implementasi transaksi digital di lingkungan pemerintah daerah. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan daerah sekaligus memperkuat transparansi dalam setiap proses pelayanan.
Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kota Makassar optimistis mampu mempercepat transformasi digital secara menyeluruh. Komitmen ini menjadi bagian dari strategi besar dalam membangun ekosistem pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

High Level Meeting TP2DD Tahun Anggaran 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan inovasi berkelanjutan. Dengan demikian, digitalisasi tidak hanya menjadi agenda pembangunan, tetapi juga menjadi fondasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih cepat, modern, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
