NASIONAL

Hasil Quick Count Indikator: Andi Sudirman-Fatmawati Unggul Jauh di Pilgub Sulsel 2024

Makassar, Apollotimes.news – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) 2024 terus berlangsung dengan dinamika yang penuh warna. Hingga Rabu (27/11/2024) pukul 15.18 WIB, hasil sementara dari hitung cepat (quick count) menunjukkan pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi meraih 76,28 persen suara, sementara pasangan Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto-Azhar Arsyad memperoleh 23,72 persen. Hasil quick count ini diperoleh berdasarkan data yang masuk dari berbagai tempat pemungutan suara (TPS) di Sulsel, yang telah mencakup sekitar 59,75 persen dari total suara yang dihitung.

Sementara itu, meskipun Andi Sudirman dan Fatmawati menunjukkan keunggulan yang signifikan dalam hasil sementara, penting untuk diingat bahwa angka ini tidak bersifat final. Quick count hanyalah perkiraan awal yang dihitung berdasarkan sampel suara yang masuk dari sejumlah TPS. Hasil resmi Pilkada 2024, yang diakui secara sah, akan diumumkan melalui proses rekapitulasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai 27 November hingga 16 Desember 2024. Oleh karena itu, meskipun hasil sementara memberikan gambaran umum, perhitungan final masih menunggu konfirmasi dari KPU.

Keunggulan yang diperoleh pasangan Andi Sudirman-Fatmawati di quick count ini mencerminkan bagaimana kampanye mereka berhasil meraih simpati banyak pemilih. Pasangan ini tampaknya mampu memanfaatkan jaringan politik yang solid serta pengalaman mereka dalam pemerintahan untuk menggaet dukungan di berbagai daerah di Sulsel. Dengan perolehan suara yang jauh meninggalkan pesaingnya, mereka menunjukkan dominasi yang kuat pada tahap awal penghitungan, namun tetap harus bersabar menunggu hasil resmi yang lebih akurat.

Sementara itu, pasangan Danny Pomanto-Azhar Arsyad, Hasil sementara menunjukkan bahwa pasangan ini meraih sekitar 23,72 persen suara, yang mencerminkan adanya basis dukungan yang kuat di sejumlah daerah. Meskipun tantangan untuk mengejar ketertinggalan ini tidak mudah, sejarah politik menunjukkan bahwa situasi ini masih bisa berubah seiring berjalannya waktu, terutama setelah rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU. Oleh karena itu, tidak ada yang dapat dipastikan sebelum hasil akhir diumumkan.

Dalam konteks ini, Pilgub Sulsel 2024 menunjukkan betapa pentingnya proses demokrasi yang terbuka dan transparan, di mana setiap suara dihitung dengan cermat. Meskipun hasil quick count memberikan gambaran tentang kecenderungan sementara, keputusan akhir tetap berada di tangan masyarakat Sulsel dan KPU. Pemilih di Sulawesi Selatan telah berpartisipasi aktif dalam menentukan arah masa depan provinsi ini, dan kini seluruh perhatian tertuju pada proses rekapitulasi yang sedang berlangsung. Semua pihak berharap hasil akhir Pilkada ini dapat mencerminkan keinginan mayoritas masyarakat Sulsel, yang menginginkan pemimpin yang dapat membawa perubahan dan kemajuan.