pemkot makassar

Perkuat Pengelolaan Medsos, Diskominfo Gianyar Kunjungi Diskominfo Makassar

Makassar_Apollotimes.News_Sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas pengelolaan informasi dan komunikasi publik, Diskominfo Kabupaten Gianyar mengunjungi Diskominfo Kota Makassar Kamis (16/7). Mengingat medsos Pemkot Makassar yang dikelola Diskominfo begitu hidup, hidup dan interaktif.


Kegiatan ini bertujuan mempelajari tata kelola informasi digital, keterbukaan informasi publik, serta strategi komunikasi pemerintah yang adaptif di era digital.


Rombongan Diskominfo Gianyar dipimpin Kepala Bidang Informasi, Komunikasi Publik (IKP), Ni Luh Made Astiti, dan diterima langsung Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, S.STP., M.Si., beserta jajaran di Kantor Diskominfo Kota Makassar.


Dalam pemaparannya, Muhammad Roem menjelaskan berbagai inovasi yang telah diterapkan Pemerintah Kota Makassar dalam mengelola komunikasi publik. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan sistem pelayanan publik yang cepat, terbuka, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.


Salah satu hal yang menjadi perhatian rombongan Gianyar adalah pola kolaborasi Diskominfo Kota Makassar dengan insan pers. Pemerintah Kota Makassar tidak hanya membangun kemitraan dengan media massa, tetapi juga melibatkan organisasi media dan komunitas pengelola media sosial dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.


Dikatakan di Pemkot Makassar, saat ini lebih dari 30 perwakilan media dan pengelola informasi digital secara rutin berkolaborasi bersama Diskominfo Kota Makassar. Pola kemitraan tersebut dinilai mampu memperkuat penyebaran informasi pemerintah sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap informasi resmi.


Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga diperkenalkan dengan aplikasi layanan publik LONTARA , sebuah platform digital yang menjadi kanal resmi Pemerintah Kota Makassar untuk menerima pengaduan, aspirasi, saran, maupun masukan dari masyarakat.


Tak hanya berfokus pada pelayanan masyarakat, Diskominfo Kota Makassar juga menjadi pusat produksi konten komunikasi pemerintah.


Seluruh proses, mulai dari perencanaan,pengambilan materi, penyuntingan hingga publikasi, dilakukan oleh tim internal dan didistribusikan melalui berbagai kanal media sosial resmi, seperti Instagram, Facebook, YouTube, dan platform digital lainnya. Konten yang disajikan tidak hanya memuat informasi pembangunan, tetapi juga edukasi publik, sosialisasi kebijakan pemerintah, serta literasi digital bagi masyarakat.


Ni Luh Made Astiti mengatakan kunjungan studi banding ini menjadi kesempatan berharga untuk mempelajari berbagai inovasi komunikasi publik yang telah berhasil diterapkan di Kota Makassar. 


Menurutnya, pengelolaan informasi publik saat ini tidak cukup hanya menyampaikan berita kegiatan pemerintah, tetapi juga harus mampu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, edukatif, serta mudah dipahami masyarakat.