Makassar – Apollotimes.news_Suasana penuh haru dan kebahagiaan mewarnai hari pertama masuk sekolah bagi para siswa di Kota Makassar. Momentum yang hanya datang sekali dalam setiap jenjang pendidikan itu dimanfaatkan para orang tua, khususnya para ayah, untuk memberikan semangat dan dukungan terbaik kepada buah hati mereka.
Melalui program Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GAMAS), para ayah di lingkungan RSUD Daya Kota Makassar turut ambil bagian dalam menyukseskan budaya pengasuhan yang aktif, hangat, dan penuh kepedulian terhadap perkembangan anak.

Kehadiran seorang ayah pada hari pertama sekolah bukan sekadar mengantar anak hingga gerbang sekolah. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi simbol kasih sayang, perhatian, sekaligus bentuk nyata keterlibatan ayah dalam perjalanan pendidikan anak sejak dini.
Dukungan emosional yang diberikan melalui pendampingan sederhana ini diyakini mampu menumbuhkan rasa aman, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun semangat belajar anak ketika memasuki lingkungan sekolah yang baru.
Program GAMAS juga menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan kolaborasi erat antara keluarga, tenaga pendidik, dan lingkungan sekitar agar tumbuh kembang anak berjalan secara optimal.

Di lingkungan RSUD Daya Kota Makassar, semangat kebersamaan tersebut terlihat dari antusiasme para ayah yang meluangkan waktu untuk mengantar putra-putrinya sebelum kembali menjalankan tugas sebagai tenaga kesehatan maupun pegawai.
Gerakan ini diharapkan mampu memperkuat budaya pengasuhan positif yang menempatkan ayah sebagai figur penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta kepercayaan diri anak sejak usia dini.

Momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 pun menjadi awal yang penuh makna bagi para peserta didik. Langkah kecil mereka menuju ruang kelas diiringi doa, pelukan hangat, serta dukungan penuh dari keluarga.
Pemerintah Kota Makassar terus mendorong tumbuhnya budaya pengasuhan yang melibatkan kedua orang tua secara aktif sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan karakter yang kuat.

Melalui semangat GAMAS, diharapkan lahir generasi penerus bangsa yang berprestasi, berintegritas, dan mampu menjadi kebanggaan keluarga, daerah, serta Indonesia di masa mendatang. Kehadiran seorang ayah pada hari pertama sekolah menjadi pesan sederhana bahwa dukungan keluarga adalah fondasi utama dalam menggapai masa depan yang gemilang.
