pemkot makassar

Kadis Ketahanan Pangan Kota Makassar Jadi Narasumber Pendampingan Program Remaja Masjid, Dorong Generasi Muda Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

MAKASSAR – Apollotimes.news_ Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pendampingan Program Remaja Masjid se-Kota Makassar yang digelar di Yayasan Pondok Pesantren Ibnul Qayyim, Jalan Taman Bunga Sudiang No. 2, Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kapasitas generasi muda dalam membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya.

Dalam pemaparannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk remaja masjid. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran akan pentingnya ketersediaan pangan yang sehat, aman, dan berkelanjutan.


Ia menjelaskan bahwa remaja masjid memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak berbagai program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui edukasi dan pendampingan yang tepat, para pemuda diharapkan mampu menghadirkan inovasi di bidang ketahanan pangan yang dimulai dari lingkungan sekitar.

Program pendampingan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk memahami konsep pengelolaan pangan, pemanfaatan lahan produktif, serta pentingnya pola konsumsi yang sehat dan bergizi. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga hingga masyarakat.


Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang berasal dari berbagai remaja masjid di Kota Makassar. Diskusi yang terbangun tidak hanya membahas teori, tetapi juga menghadirkan berbagai gagasan mengenai implementasi program ketahanan pangan berbasis komunitas.

Pihak Yayasan Pondok Pesantren Ibnul Qayyim menyambut baik kehadiran Dinas Ketahanan Pangan dalam kegiatan tersebut. Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi kepemudaan dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang peduli terhadap isu pangan dan pembangunan daerah.

Melalui forum ini, peserta juga diajak memahami bahwa ketahanan pangan memiliki kaitan erat dengan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Karena itu, keterlibatan generasi muda diharapkan mampu melahirkan gerakan nyata yang memberikan manfaat luas bagi lingkungan sekitar.

Kegiatan pendampingan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperluas edukasi mengenai ketahanan pangan kepada kalangan muda. Selain meningkatkan wawasan, program tersebut diharapkan mampu membentuk karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, dan semangat kolaborasi di kalangan remaja masjid.


Ke depan, sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program pembinaan yang berkesinambungan. Dengan kolaborasi yang kuat, remaja masjid diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berketahanan pangan.

Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat kembali ditegaskan sebagai modal utama dalam membangun Kota Makassar yang lebih maju. Peran aktif generasi muda menjadi harapan besar untuk melahirkan inovasi serta solusi yang mampu menjawab tantangan ketahanan pangan di masa depan.