MAKASSAR – Apollotimes.News_ Anggota DPRD Kota Makassar, Dr. Yulius Patandianan, Sp.B, melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan VIII bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar pada Senin, 3 Agustus 2026, di Hotel Dalton Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan KM.16, Pai.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan daerah, sekaligus menjadi forum untuk memperkuat sinergi antara legislatif, perangkat daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Makassar yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Dr. Yulius Patandianan menegaskan bahwa pengawasan merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap program pemerintah berjalan secara efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menilai kolaborasi yang baik antara DPRD dan OPD menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Materi pertama disampaikan oleh Aswin Kartapati Harun, S.STP., M.Si, selaku Kepala Bidang Persampahan, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. Ia mengulas berbagai strategi pengelolaan sampah dan penanganan limbah B3 sebagai upaya menjaga kebersihan kota sekaligus meminimalkan dampak terhadap kesehatan dan lingkungan.
Menurut Aswin, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih, memilah sampah dari sumbernya, serta mendukung program pengurangan sampah berbasis lingkungan.
Sementara itu, narasumber berikutnya, Oktofin Pali, S.T., M.Pd, yang merupakan Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan, memaparkan pentingnya pengelolaan lingkungan hidup sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Setiap kebijakan pembangunan perlu memperhatikan aspek perlindungan lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun yang akan datang.
Jalannya kegiatan dipandu oleh moderator Dhence Ariana Patibang yang berhasil menciptakan suasana diskusi yang dinamis dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian materi yang disampaikan oleh kedua narasumber.
Sebagai bentuk partisipasi aktif, panitia membuka dua sesi tanya jawab. Kesempatan tersebut dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan berbagai pertanyaan, pandangan, serta masukan terkait pengelolaan sampah, penanganan limbah B3, hingga upaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kota Makassar.

Melalui kegiatan pengawasan ini, DPRD Kota Makassar bersama Dinas Lingkungan Hidup berharap dapat memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus menghasilkan berbagai rekomendasi strategis guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Semangat kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat diyakini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Makassar yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan.
