DPRD MAKASSAR

Dr. Tri Sulkarnain Ahmad Perkuat Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkt.IX Bersama Dinas Lingkungan Hidup, Wujudkan Makassar yang Bersih, Transparan, dan Berkelanjutan.

Makassar Apollotimes.news_ Komitmen dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif kembali diwujudkan melalui kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan IX (Sembilan) yang dipimpin Anggota DPRD Kota Makassar, Dr. Tri Sulkarnain Ahmad, SE., MM, bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. Kegiatan tersebut digelar pada Minggu, 2 Agustus 2026, di Hotel Dalton Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan KM.16, Pai.

kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah yang semakin kompleks di tengah pesatnya perkembangan Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Dr. Tri Sulkarnain Ahmad menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD tidak hanya memastikan program pemerintah berjalan sesuai aturan, tetapi juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Menurutnya, persoalan sampah harus ditangani secara serius melalui kolaborasi lintas sektor agar mampu menghadirkan perubahan yang nyata.

Ia menilai keberhasilan pengelolaan persampahan tidak hanya bergantung pada pemerintah, melainkan membutuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Budaya memilah sampah sejak dari rumah tangga hingga pengelolaan yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menciptakan kota yang sehat dan nyaman.


Hadir sebagai narasumber kedua, Ferdi Mocthar, S.Pt., M.Se., PhD, memberikan pandangan mengenai pentingnya inovasi dan kebijakan berbasis data dalam pengelolaan sampah perkotaan. Ia menekankan bahwa penguatan edukasi masyarakat serta pemanfaatan teknologi dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efektivitas sistem persampahan di Kota Makassar.

Sementara itu, narasumber ketiga Maharuddin, S.Sos mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, perubahan besar selalu diawali dari langkah sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mendukung program kebersihan yang dijalankan pemerintah.

Jalannya kegiatan dipandu oleh Walada Muhammad Taufan selaku moderator. Dengan komunikasi yang dinamis dan interaktif, ia mampu membangun suasana diskusi yang hidup sehingga setiap materi yang disampaikan narasumber dapat dipahami dengan baik oleh seluruh peserta.


Antusiasme peserta terlihat saat memasuki dua sesi tanya jawab yang menjadi bagian dari kegiatan pengawasan. Berbagai pertanyaan dan masukan disampaikan mengenai sistem pengangkutan sampah, pengelolaan limbah rumah tangga, peningkatan fasilitas kebersihan, hingga upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Seluruh narasumber memberikan tanggapan yang komprehensif dan solutif terhadap berbagai persoalan yang disampaikan peserta. Diskusi tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan yang konstruktif sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan sistem pengelolaan persampahan yang lebih efektif, modern, dan berkelanjutan.


Melalui kegiatan pengawasan ini, DPRD Kota Makassar bersama Dinas Lingkungan Hidup menunjukkan keseriusannya dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel serta berpihak pada kepentingan masyarakat. Diharapkan, sinergi yang terus terbangun mampu melahirkan inovasi dan kebijakan yang semakin mempercepat terwujudnya Makassar sebagai kota yang bersih, hijau, dan berdaya saing.