Apollotimes.news_Makassar - Pelaksana Tugas (Plt) Camat Wajo, Ivan Kalalembang, menunjukkan respons cepat terhadap keluhan masyarakat yang disampaikan melalui platform Lontara. Aduan tersebut berkaitan dengan aktivitas yang dinilai mengganggu ketertiban umum di wilayah Kecamatan Wajo.
Menindaklanjuti laporan warga, Ivan Kalalembang langsung melakukan peninjauan serta memberikan teguran lisan kepada pengelola Warkop Jazirah. Tempat usaha tersebut berlokasi di Jalan Buru, Kelurahan Melayu, yang disebut-sebut menjadi lokasi berkumpulnya sejumlah anak dan remaja.

Menurut Ivan, langkah teguran ini dilakukan sebagai bentuk pembinaan awal agar aktivitas di sekitar warkop tidak memicu gangguan ketertiban masyarakat. Ia menegaskan pentingnya peran pelaku usaha dalam menjaga situasi lingkungan tetap kondusif.
Selain memberikan teguran, pihak kecamatan juga mengingatkan agar pengelola usaha turut membantu mengawasi aktivitas yang berpotensi menimbulkan keramaian tidak terkendali. Hal ini dinilai penting demi menjaga kenyamanan warga sekitar.

Aduan warga sebelumnya menyoroti aktivitas anak-anak yang bermain tembak omega di area tersebut. Permainan itu kerap diikuti dengan kegiatan konvoi di jalan raya yang dianggap berisiko bagi keselamatan.
Menanggapi hal tersebut, Ivan Kalalembang mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan kegiatan anak-anak mereka di luar rumah. Pengawasan dinilai penting agar aktivitas bermain tidak berubah menjadi tindakan yang membahayakan.

Ia menekankan bahwa jalan raya merupakan ruang publik yang harus digunakan secara tertib. Aktivitas konvoi, terutama oleh anak-anak, berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas maupun mengganggu pengguna jalan lainnya.
Pemerintah Kecamatan Wajo, kata Ivan, berkomitmen menjaga ketertiban umum melalui pendekatan persuasif. Langkah teguran dan imbauan kepada masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan sebelum muncul persoalan yang lebih besar.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Kerja sama antara warga, pelaku usaha, dan pemerintah dinilai menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan nyaman.

Dengan adanya respons cepat dari pemerintah kecamatan, diharapkan keluhan warga dapat segera tertangani. Pemerintah setempat pun berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keselamatan dan ketertiban bersama di ruang publik.
