Apollotimes.news_WAJO – Pemerintah Kecamatan Wajo menggelar rapat koordinasi terkait penjelasan Sistem Informasi Manajemen Lurah (SIMLURAH) di ruang rapat Camat Wajo, Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh perangkat desa, staf kecamatan, serta pejabat terkait, dengan tujuan meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan pengelolaan sampah di wilayah kecamatan.
Camat Wajo membuka rapat dengan menekankan pentingnya pemanfaatan SIMLURAH sebagai alat untuk mendukung transparansi administrasi dan monitoring program-program desa. Menurutnya, sistem ini mempermudah pencatatan data pelayanan publik, mulai dari administrasi kependudukan hingga pelaporan pembangunan desa.

Salah satu agenda utama rapat adalah pendataan pelayanan publik. Peserta rapat dibekali panduan penggunaan SIMLURAH untuk memastikan setiap desa dapat mencatat dan mengupdate data layanan secara akurat. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat sekaligus meminimalkan kesalahan administrasi.
Selain pendataan, rapat juga membahas penritribusian sampah di lingkup Kecamatan Wajo. Kepala Bidang Lingkungan Hidup Kecamatan menekankan perlunya koordinasi antar-desa dalam pengelolaan sampah, termasuk penjadwalan pengangkutan dan pemilahan sampah organik maupun non-organik.

Data dari Dinas Lingkungan Hidup menunjukkan bahwa saat ini masih terdapat beberapa titik di Kecamatan Wajo yang mengalami penumpukan sampah. Rapat ini bertujuan merumuskan strategi untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui sistem SIMLURAH yang terintegrasi dengan laporan rutin desa.
Dalam rapat, masing-masing kepala desa memaparkan kondisi pelayanan publik di wilayahnya serta kendala dalam pengelolaan sampah. Diskusi ini menjadi dasar bagi kecamatan untuk menetapkan prioritas intervensi dan alokasi sumber daya secara tepat.

Staf kecamatan menekankan pentingnya sinkronisasi data antara desa dan kecamatan. SIMLURAH dianggap mampu menjadi pusat informasi yang real-time, sehingga setiap permasalahan dapat segera ditindaklanjuti, baik terkait administrasi maupun lingkungan.
Selain itu, rapat juga menyinggung peran masyarakat dalam mendukung program ini. Partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan dan melaporkan kendala pelayanan menjadi kunci keberhasilan implementasi SIMLURAH.
Camat Wajo menutup rapat dengan meminta seluruh desa segera menyelesaikan pendataan awal di SIMLURAH. Ia menegaskan bahwa akurasi dan konsistensi data menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Dengan rapat koordinasi ini, diharapkan Kecamatan Wajo dapat menjadi contoh implementasi SIMLURAH yang efektif, meningkatkan efisiensi pelayanan publik, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan tertata. Ke depan, evaluasi rutin akan dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai target.
