pemkot makassar

Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Jongayya, Wujud Kepedulian Pemerintah terhadap Masyarakat

Makassar_Apollotimes.News - Pemerintah kembali menghadirkan program Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Kegiatan tersebut digelar di Kelurahan Jongayya, Kecamatan Tamalate, pada Selasa (28/07/2026), dan mendapat sambutan antusias dari warga yang telah memadati lokasi sejak pagi hari.

Beragam komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga kebutuhan pokok lainnya disediakan dengan harga di bawah pasaran. Program ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.


Sejak dibuka, antrean warga terlihat tertib. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli berbagai bahan pokok dengan harga yang lebih hemat dibandingkan di pasar tradisional.

Gerakan Pangan Murah tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengendalikan laju inflasi dan menjaga ketersediaan pasokan pangan.


Melalui program ini, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama bagi keluarga yang terdampak fluktuasi harga kebutuhan pokok dalam beberapa waktu terakhir.

Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Selisih harga yang lebih murah memberikan ruang bagi mereka untuk menghemat pengeluaran sehari-hari tanpa mengurangi kebutuhan pokok keluarga.

Selain menghadirkan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal. Kehadiran program seperti ini dinilai mampu memberikan dampak positif secara berkelanjutan.

Pemerintah pun berkomitmen untuk terus memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ke berbagai wilayah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.


Dengan terselenggaranya Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Jongayya, diharapkan stabilitas harga pangan tetap terjaga, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, serta semangat gotong royong dalam membangun ketahanan pangan semakin kuat di tengah berbagai tantangan ekonomi.