Makassar_Apollotimes.news_Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar menerima kunjungan industri dari Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Kalla, Selasa, 2 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat pengelolaan informasi dan teknologi digital di lingkungan pemerintahan.
Kunjungan ini tidak sekadar menjadi agenda akademik, tetapi juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana teknologi dimanfaatkan dalam mendukung roda pelayanan publik. Berbagai wawasan mengenai tata kelola informasi dan data menjadi bagian penting dalam sesi pembelajaran tersebut.
Dalam kegiatan itu, mahasiswa mendapatkan gambaran mengenai proses pengelolaan informasi yang dilakukan pemerintah daerah. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman mahasiswa mengenai tantangan sekaligus peluang di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah pemanfaatan aplikasi Lontara. Mahasiswa diperkenalkan dengan sejumlah fitur yang dapat menunjang pengelolaan informasi serta kebutuhan digital di lingkungan pemerintahan.
Pemanfaatan teknologi melalui aplikasi menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem kerja yang lebih praktis dan terintegrasi. Kehadiran platform digital juga memberikan ruang bagi pemerintah untuk mengelola data secara lebih terarah dan mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.
Bagi mahasiswa ITB Kalla, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk menghubungkan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik di lapangan. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana transformasi digital diterapkan untuk menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat.
Transformasi digital kini menjadi salah satu faktor penting dalam membangun pelayanan publik yang efektif. Dengan dukungan sistem informasi yang tepat, proses pelayanan dapat bergerak lebih cepat, responsif, sekaligus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Kegiatan kunjungan industri ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah. Pertukaran pengetahuan semacam ini dapat menjadi jembatan untuk melahirkan sumber daya manusia yang memahami teknologi sekaligus memiliki perspektif terhadap kebutuhan pembangunan daerah.
Lebih jauh, pengalaman yang diperoleh mahasiswa diharapkan mampu menjadi bekal untuk memasuki dunia profesional. Generasi muda tidak hanya dituntut menguasai teknologi, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui kunjungan tersebut, Diskominfo Kota Makassar dan ITB Kalla turut mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan digital. Dari ruang-ruang seperti inilah diharapkan tumbuh talenta digital yang kreatif, kompeten, dan siap mengambil peran dalam mendorong kemajuan daerah.
