Makassar_Apollotimes.news - Hari kedua pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemeliharaan dan Penyusutan Arsip Dinamis bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah dalam mewujudkan tata kelola arsip yang tertib, profesional, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Bimtek tersebut menghadirkan dua narasumber berkompeten dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, yakni Arsiparis Madya Andi Bachtiar, S.Sos., M.A. dan Firman NM, S.Sos., M.AP. Kehadiran keduanya memberikan penguatan materi sekaligus berbagi pengalaman terkait pengelolaan arsip dinamis di lingkungan pemerintahan.

Dalam pemaparannya, Andi Bachtiar menegaskan bahwa arsip bukan sekadar kumpulan dokumen administrasi, melainkan aset strategis yang menjadi sumber informasi, alat pertanggungjawaban, serta bukti autentik dalam penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itu, setiap OPD dituntut mampu mengelola arsip secara sistematis dan berkelanjutan.
Materi yang disampaikan pada hari kedua berfokus pada teknik pemeliharaan arsip dinamis agar tetap terjaga keutuhan fisik maupun informasi yang terkandung di dalamnya. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai mekanisme penyusutan arsip sesuai Jadwal Retensi Arsip (JRA), sehingga pengelolaan dokumen menjadi lebih efektif dan efisien.

Firman NM menambahkan bahwa penyusutan arsip merupakan bagian penting dalam siklus pengelolaan kearsipan. Proses tersebut bertujuan mengurangi penumpukan dokumen yang sudah tidak memiliki nilai guna administrasi, tanpa mengabaikan aspek hukum maupun nilai historis yang terkandung dalam arsip.
Melalui sesi diskusi interaktif, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di masing-masing instansi. Beragam solusi dan praktik terbaik dibahas bersama, sehingga materi yang diterima tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dalam mendukung tugas sehari-hari.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan mengenai tata cara pemeliharaan, pemindahan, hingga pemusnahan arsip menjadi bukti meningkatnya kesadaran aparatur terhadap pentingnya pengelolaan arsip yang profesional dan akuntabel.
Pelaksanaan Bimtek ini diharapkan mampu membangun budaya sadar arsip di lingkungan perangkat daerah. Dengan pengelolaan arsip yang baik, setiap informasi pemerintahan dapat terdokumentasi secara lengkap, mudah ditemukan kembali, serta mampu mendukung proses pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.
Selain meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel. Arsip yang tertata dengan baik akan menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat reformasi birokrasi.

Melalui Bimbingan Teknis Pemeliharaan dan Penyusutan Arsip Dinamis ini, diharapkan seluruh OPD semakin siap menerapkan sistem kearsipan modern yang sesuai standar nasional. Komitmen bersama dalam mengelola arsip secara profesional menjadi investasi jangka panjang untuk mewujudkan pemerintahan yang responsif, terpercaya, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.
