MAKASSAR — Apollotimes.news_ Upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman dan berkarakter terus dilakukan di Kota Makassar. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar bersama Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri kembali menyambangi sekolah melalui program Goes to School, Selasa (21/7).
Program tersebut digelar di SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 5 Kota Makassar dengan menyasar para pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi siswa untuk memahami berbagai tantangan sosial yang dapat muncul di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
Salah satu materi utama yang disampaikan ialah pencegahan perundungan atau bullying. Para pelajar diajak memahami bahwa tindakan mengejek, mengintimidasi, mengucilkan, hingga melakukan kekerasan terhadap teman bukanlah perilaku yang dapat dibenarkan.
Selain persoalan perundungan, peserta didik juga mendapatkan pemahaman mengenai bahaya radikalisme dan intoleransi. Edukasi tersebut diberikan sebagai langkah preventif agar generasi muda mampu mengenali pengaruh paham yang berpotensi mengikis nilai kebersamaan dan semangat kebangsaan.
Pendekatan edukatif dinilai penting karena sekolah bukan sekadar tempat menimba ilmu akademik. Lingkungan pendidikan juga menjadi ruang untuk membentuk karakter, menanamkan sikap saling menghormati, serta membangun kemampuan siswa dalam menyikapi perbedaan secara bijaksana.
Melalui kegiatan ini, para pelajar didorong untuk lebih peka terhadap kondisi di sekitarnya. Mereka diharapkan tidak menjadi bagian dari tindakan kekerasan maupun diskriminasi, tetapi justru mampu mengambil peran sebagai teman yang peduli dan menciptakan suasana sekolah yang positif.
Pesan yang dibangun dalam program Goes to School juga menekankan pentingnya sikap kritis. Para siswa diharapkan tidak mudah menerima informasi atau ajakan tanpa memahami dampaknya, terutama ketika berhadapan dengan konten dan informasi yang beredar luas di era digital.
Kolaborasi antara Diskominfo Kota Makassar dan Densus 88 Mabes Polri menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi serta ketahanan generasi muda. Edukasi sejak bangku sekolah diharapkan dapat menjadi benteng awal dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif yang berkembang di tengah masyarakat.
Sekolah pun diharapkan mampu menjadi ruang yang nyaman bagi setiap siswa, tanpa memandang perbedaan latar belakang. Semangat saling menghargai, toleransi, dan gotong royong perlu terus dirawat agar proses belajar berlangsung dalam suasana yang aman dan inklusif.
Pada akhirnya, membangun generasi muda yang tangguh bukan hanya tentang prestasi akademik. Karakter, kepedulian, keberanian bersikap, serta kemampuan menghargai sesama menjadi bekal penting untuk menghadapi masa depan. Melalui edukasi seperti Goes to School, sekolah diharapkan terus melahirkan generasi Makassar yang cerdas, kritis, berkarakter, dan menjunjung tinggi persatuan.
