News

Peringati Hari Kartini, Ketua Darma Wanita Persatuan Distaru, Makassar Ajak Perempuan Jadi Motor Transformasi Bangsa

Apollotimes.news_MAKASSAR - Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April menjadi momentum refleksi bagi peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.


Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Makassar, Adriana Fuad, menekankan pentingnya peran strategis perempuan dalam pembangunan.


Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan literasi digital di Ballroom OJK, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Selasa (21/4/2026).


Kegiatan tersebut mengangkat tema literasi dan pencegahan penipuan melalui platform online serta pola pengasuhan positif kepada anak.


Adriana menyebut, perempuan memiliki peran ganda sebagai pendidik utama dalam keluarga sekaligus penggerak ekonomi dan sosial.


Ia menilai, peringatan Hari Kartini tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan.


Menurutnya, semangat Raden Ajeng Kartini harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.


"Kartini masa kini adalah perempuan yang berani bermimpi, namun tetap berpijak pada nilai-nilai luhur budaya," ujar Adriana.


Ia menegaskan, akses pendidikan dan pengembangan diri bagi perempuan harus terus diperluas.


Adriana juga mengajak perempuan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital.


"Saya berharap, agar kaum perempuan untuk adaptif terhadap teknologi dan terjun dalam pemberdayaan ekonomi kreatif," lanjutnya.


Selain itu, ia menekankan pentingnya peran perempuan dalam membangun stabilitas emosional keluarga.


Perempuan, kata dia, menjadi pilar utama dalam pendidikan karakter anak di rumah tangga.


Adriana mendorong anggota DWP untuk aktif membangun jejaring antarperempuan.


Ia menyebut kolaborasi antarperempuan dapat memperkuat peran sosial dan ekonomi.


"Peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan semangat intelektualitas dan keberanian Kartini," katanya.


Ia juga mengaitkan kegiatan tersebut dengan program kerja DWP yang fokus pada literasi digital dan pelatihan UMKM.


Program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga di tengah perkembangan teknologi.


Adriana berharap tidak ada lagi perempuan yang merasa dibatasi oleh keadaan.


"Harapan saya, tidak ada lagi perempuan yang merasa dibatasi oleh keadaan. Mari kita buktikan bahwa perempuan adalah motor transformasi bangsa," tutupnya.