News

Penertiban Humanis PKL di Wajo, Upaya Kembalikan Fungsi Jalan dan Trotoar

Apollotimes.News_Makassar - Penataan kawasan perkotaan kembali menjadi fokus Pemerintah Kecamatan Wajo dalam menjaga ketertiban ruang publik. Langkah ini diwujudkan melalui penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Pattunuang.


Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan arahan Pelaksana Tugas Camat Wajo, Ivan Kala'lembang. Ia menegaskan pentingnya mengembalikan fungsi jalan dan trotoar sebagaimana mestinya.


Jalan HOS Cokroaminoto selama ini dikenal sebagai salah satu titik aktivitas perdagangan yang cukup padat. Namun, keberadaan PKL yang menggunakan badan jalan dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas.


Selain itu, trotoar yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pejalan kaki kerap beralih fungsi menjadi lapak dagangan. Kondisi ini memicu keluhan masyarakat yang merasa haknya sebagai pengguna jalan terabaikan.


Menindaklanjuti situasi tersebut, Lurah Pattunuang bersama Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) turun langsung ke lapangan. Mereka didampingi oleh BKO Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Wajo.


Petugas melakukan pembersihan secara persuasif terhadap para pedagang yang masih berjualan di badan jalan. Pendekatan humanis menjadi prioritas agar proses berjalan tanpa gesekan.


Penertiban ini bukan sekadar tindakan sesaat, melainkan bagian dari agenda rutin pemerintah kecamatan. Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan demi menciptakan ruang kota yang tertib dan nyaman.


Pemerintah berharap para pedagang dapat memahami pentingnya menjaga keteraturan lingkungan. Kesadaran kolektif menjadi kunci dalam menciptakan harmoni antara aktivitas ekonomi dan kepentingan publik.


Di sisi lain, pemerintah juga membuka ruang dialog untuk mencari solusi terbaik bagi para PKL. Penataan lokasi alternatif menjadi salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan.


Dengan langkah tegas namun humanis ini, wajah kawasan perdagangan di Kecamatan Wajo diharapkan kembali tertata. Kota yang rapi bukan hanya indah dipandang, tetapi juga mencerminkan kualitas hidup warganya.