Apollotimes.news_Makassar - Keterbatasan sarana dan prasarana menjadi keluhan utama pihak kelurahan di Kecamatan Wajo. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu persoalan yang disoroti adalah kurangnya armada kendaraan operasional. Kendaraan seperti truk Fukuda dan mobil pengangkut sampah dinilai belum memadai untuk menunjang kebutuhan di lapangan.
Akibatnya, proses pengangkutan sampah sering mengalami keterlambatan. Hal ini berpotensi menimbulkan penumpukan sampah di sejumlah titik.

Selain armada, fasilitas pendukung lain seperti CCTV juga masih terbatas. Minimnya pengawasan ini menyulitkan pemantauan situasi di beberapa area rawan.
Permasalahan juga terjadi pada perangkat komputer di kantor kelurahan. Sejumlah unit dilaporkan mengalami kerusakan atau bekerja dengan lambat.

Kondisi tersebut berdampak pada proses pendataan dan pelayanan administrasi. Warga harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan layanan.
Di sisi lain, maraknya parkir liar menjadi persoalan tersendiri. Banyak kendaraan ekspedisi menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir.
Praktik ini tidak hanya mengganggu ketertiban lalu lintas, tetapi juga mempersempit akses jalan bagi pengguna lain. Kemacetan pun kerap terjadi di jam-jam tertentu.
Pihak kelurahan berharap adanya perhatian dari instansi terkait. Dukungan berupa penambahan fasilitas dan penertiban parkir dinilai sangat dibutuhkan.

Dengan perbaikan sarana dan penegakan aturan, diharapkan pelayanan publik di Kecamatan Wajo dapat berjalan lebih optimal dan tertib.
