Apollotimes.news_Makassar - Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) tunggal terjadi di Jalan Tol Ir Sutami Km 7 200, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sekitar pukul 13.53 Wita, Sabtu, 21 Februari 2026.
Dalam peristiwa tersebut satu orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Dalam rekaman video yang beredar, korban terlihat telah terbungkus rapi menggunakan kantong jenazah dan diletakkan di sisi jalan sambil menunggu proses evakuasi petugas.

Di samping jenazah, seorang perempuan yang diketahui adalah anak korban terlihat memeluk kantong jenazah tersebut sambil menangis histeris dan berulang kali memanggil ibunya.
Sementara itu, mobil minibus yang terlibat kecelakaan terlihat mengalami kerusakan parah akibat menghantam pembatas jalan tol.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Wardana Mamung, merupakan istri dari seorang anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai NasDem, yakni Capt Hariyadi.
Petugas kepolisian dari satuan lalu lintas segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan area serta olah tempat kejadian perkara.
Kanit Laka Lantas Polrestabes Makassar, Iptu Jerryanto, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut.
“Korban sekarang di Rumah Sakit Bhayangkara, untuk mobil sekarang diamankan di Tol,”
Ia menjelaskan, kendaraan minibus dengan nopol DD 1305 WA yang terlibat kecelakaan saat ini masih diamankan di kawasan tol untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Suaminya anggota dewan, istrinya (korban) yang rumah tangga saja,” ucapnya.
dugaan sementara penyebab kecelakaan tersebut terjadi akibat jalan yang licin karena cuaca hujan.
Hingga pengemudi mobil hilang kendali dan menabrak pembatas jalan. Benturan keras tersebut diduga menyebabkan korban mengalami luka fatal hingga akhirnya meninggal dunia sebelum mendapat pertolongan maksimal.

“Kecelakan tunggal, penyebabnya itu karena kecepatan, baru situasi hujan, jalanan licin baru hujan,” jelasnya.
“Suaminya Hariyadi, istrinya Wardana Mamung. Istrinya yang MD (meninggal dunia),” tutupnya.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan medis lebih lanjut.
