Apollotimes.news_DPD Partai Golkar Kota Makassar menggelar kegiatan Pendidikan Politik, Bimbingan Teknis (Bimtek), dan Orientasi Pengurus di Hotel Aryaduta Makassar pada 20–21 Desember 2025. Agenda ini menjadi bagian dari strategi partai dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya pengurus di semua tingkatan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pengurus DPD, pengurus kecamatan, hingga unsur organisasi sayap Partai Golkar Kota Makassar. Melalui forum ini, partai ingin memastikan seluruh kader memiliki pemahaman yang sama dalam menghadapi dinamika politik yang terus berubah.

Wali Kota Makassar yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pendidikan politik dan bimtek bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang pembelajaran yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh kader.
Munafri menekankan pentingnya membangun kader yang berintegritas, memahami ideologi partai, serta mampu membaca perkembangan sosial dan politik di tengah masyarakat. Menurutnya, tantangan politik ke depan menuntut kader Golkar untuk lebih adaptif dan inovatif.
Ia juga menyampaikan bahwa penguatan kapasitas pengurus merupakan kunci agar Partai Golkar tetap relevan dan dipercaya publik. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai, kader diharapkan mampu menjalankan fungsi partai secara optimal.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua I DPRD Kota Makassar sekaligus Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Makassar, Andi Suharmika, SH, turut ambil bagian sebagai moderator sesi panel. Sesi ini mengangkat tema Sejarah Partai Golkar dan Branding Digital Partai Golkar.

Diskusi panel tersebut bertujuan memperkuat pemahaman kader terhadap nilai-nilai perjuangan dan perjalanan panjang Partai Golkar. Selain itu, peserta juga dibekali wawasan mengenai pentingnya strategi komunikasi politik di era digital.
Branding digital dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam menjangkau pemilih, khususnya generasi muda. Oleh karena itu, kader didorong untuk lebih aktif dan cerdas dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana komunikasi politik.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai materi dan diskusi interaktif. Kegiatan ini dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif sesuai dengan kebutuhan pengurus di lapangan.

Melalui pendidikan politik, bimtek, dan orientasi pengurus ini, DPD Partai Golkar Kota Makassar berharap dapat melahirkan kader yang solid, profesional, dan siap menghadapi agenda-agenda politik ke depan dengan lebih percaya diri dan terarah.
