Makassar_Apollotimes.news_Dinas Kearsipan Kota Makassar terus memperkuat tata kelola kearsipan di lingkungan pemerintahan melalui kegiatan Pemberdayaan Kapasitas Unit Kearsipan dan Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Premier Karebosi Makassar, Jumat, 4 September 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas aparatur dalam mengelola arsip secara tertib, sistematis, dan bertanggung jawab. Penguatan pengelolaan arsip dinilai penting dalam mendukung administrasi pemerintahan yang efektif dan akuntabel.
Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia yang disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Arsip Dinas Kearsipan Kota Makassar, Taufiq Djabbar, S.T., M.T. Laporan tersebut menjadi pengantar sebelum kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan Kota Makassar, Fahyuddin, A.P., M.H.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari narasumber yang memiliki kompetensi di bidang kearsipan. Hadir sebagai narasumber Arsiparis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Bachtiar, S.Sos., M.A., serta Firman NM, S.Sos., M.AP.
Berbagai materi yang disampaikan diarahkan untuk memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan arsip, mulai dari penciptaan, pemeliharaan hingga penyelamatan arsip yang memiliki nilai penting bagi organisasi pemerintahan.
Kearsipan bukan sekadar aktivitas menyimpan dokumen, tetapi menjadi bagian penting dari perjalanan administrasi pemerintahan. Arsip yang dikelola dengan baik dapat menjadi sumber informasi sekaligus bukti autentik dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pengambilan keputusan.
Melalui kegiatan pemberdayaan ini, Dinas Kearsipan Kota Makassar mendorong unit kearsipan dan lembaga kearsipan daerah agar semakin mampu menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya secara profesional. Penguatan kapasitas diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan arsip yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Tertib arsip juga memiliki kaitan erat dengan terwujudnya tertib administrasi pemerintahan. Setiap dokumen yang tercipta dari aktivitas pemerintahan perlu dikelola secara tepat agar informasi di dalamnya tetap terjaga, mudah ditemukan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Lebih jauh, keselamatan arsip menjadi perhatian penting karena arsip merupakan bagian dari memori kolektif daerah. Keberadaannya merekam berbagai proses penyelenggaraan pemerintahan serta perjalanan pembangunan yang memiliki nilai bagi generasi saat ini maupun masa mendatang.
Dinas Kearsipan Kota Makassar berharap kegiatan ini mampu melahirkan pengelolaan arsip yang semakin tertib, aman, dan profesional di lingkungan pemerintah kabupaten/kota, khususnya Kota Makassar. Dengan sinergi dan peningkatan kapasitas yang berkelanjutan, arsip diharapkan tetap terjaga sebagai aset informasi sekaligus memori kolektif daerah.
