Makassar - Apollotimes.news, 2 Mei 2026 — Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional, KORMI Kota Makassar mengajak para siswa tingkat SD dan SMP di Kota Makassar untuk kembali menghidupkan semangat olahraga tradisional sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pelestarian budaya.
Ketua KORMI Kota Makassar, Andi Ryan Adrianto, menegaskan bahwa olahraga tradisional bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sarana pembentukan nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, serta kecintaan terhadap budaya lokal. Di tengah arus digitalisasi yang semakin kuat, anak-anak perlu diberikan ruang untuk tetap terhubung dengan permainan dan olahraga yang mengakar pada kearifan lokal.
“Momentum Hari Pendidikan Nasional ini harus kita maknai lebih luas. Pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga tentang membangun karakter. Olahraga tradisional adalah salah satu media terbaik untuk itu. Kami ingin anak-anak Makassar tumbuh sehat, aktif, dan tetap mengenal identitas budayanya,” ujar Ryan Adrianto Ketua KORMI Kota Makassar.
Sebagai langkah konkret, KORMI Makassar berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan sekolah-sekolah melalui program pengenalan dan pembinaan olahraga tradisional.
Kegiatan seperti lomba permainan rakyat, festival olahraga tradisional, hingga pelatihan bagi guru olahraga akan terus didorong agar lebih masif dan berkelanjutan.
Sementara itu,
Ketua Komisi Olahraga Tradisional dan Kreasi Budaya KORMI Makassar, Barly RM menambahkan bahwa olahraga tradisional memiliki daya tarik tersendiri jika dikemas secara kreatif dan relevan dengan generasi muda saat ini.
“Kita tidak boleh membiarkan olahraga tradisional hilang ditelan zaman. Justru di sinilah peran kita untuk mengemasnya lebih menarik, lebih kompetitif, dan lebih dekat dengan dunia anak-anak.
Dengan pendekatan yang tepat, kami yakin siswa SD dan SMP akan kembali mencintai permainan seperti engklek, gobak sodor, hingga permainan berbasis kearifan lokal seperti Dende Dende, Asing serta Permainan Kelereng ,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, hingga orang tua, dalam menciptakan ekosistem yang mendukung kebangkitan olahraga tradisional.
Melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional ini, KORMI Kota Makassar berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara fisik, berkarakter, dan bangga terhadap budaya sendiri
