Makassar_Apollotimes.news_Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Makassar,Dr.Ar.Ir.H.Muh Fuad Azis DM, ST,M.Si,IAI, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar yang digelar di Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2026). Agenda tersebut menjadi momentum penting dalam memasuki masa persidangan ketiga Tahun Sidang 2025/2026.
Rapat paripurna berlangsung khidmat dengan dihadiri Bapak Wali Kota Makassar,Munafri Arifuddin dan Ibu Wakil Wali Kota,Aliyah Mustika Ilham Serta unsur pimpinan DPRD Kota Makassar, jajaran Organisasi Perangkat Daerah, serta sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar. Forum ini menjadi wadah strategis dalam menyampaikan evaluasi serta arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.

Selain pengumuman masa persidangan, agenda utama rapat turut dirangkaikan dengan penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Makassar Tahun 2025. Penyampaian rekomendasi tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengawasan dan evaluasi kinerja pemerintah daerah.

Dalam suasana penuh semangat kolaborasi, para peserta rapat menyoroti berbagai capaian pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025. Mulai dari sektor infrastruktur, pelayanan publik, hingga tata ruang kota menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut.
Kehadiran Kepala Dinas Penataan Ruang, Dr.Ar.Ir.H.Muh Fuad Azis DM, ST,M.Si,IAI menunjukkan komitmen Dinas Penataan Ruang dalam mendukung sinergi lintas sektor demi terciptanya pembangunan kota yang terarah dan berkelanjutan. Penataan ruang dinilai memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kota dan kualitas lingkungan.

Forum paripurna ini juga menjadi ruang komunikasi antara legislatif dan eksekutif dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan serta akuntabel. DPRD Kota Makassar menegaskan pentingnya rekomendasi LKPJ sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sejumlah catatan strategis turut disampaikan anggota dewan sebagai bentuk perhatian terhadap efektivitas program pemerintah daerah. Evaluasi tersebut diharapkan mampu menjadi pijakan dalam menyusun kebijakan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan warga Kota Makassar.

Momentum sidang paripurna juga memperlihatkan semangat bersama dalam membangun Kota Makassar yang modern, tertata, dan kompetitif. Kolaborasi antarlembaga dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kepentingan publik.
Di tengah dinamika pembangunan perkotaan yang terus berkembang, pemerintah kota didorong untuk menghadirkan inovasi kebijakan yang mampu menjawab tantangan masa depan. Penataan ruang yang terintegrasi menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan kota yang nyaman dan berdaya saing.

Melalui rapat paripurna tersebut, Pemerintah Kota Makassar dan DPRD diharapkan semakin solid dalam merumuskan langkah strategis demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu membawa Makassar menuju kota metropolitan yang maju dan humanis.
