Apollotimes.news_Wajo - Camat Wajo melakukan kunjungan langsung ke lokasi kegiatan urban farming yang berada di Jalan Sarappo Lorong 76, RW 01, RT 04. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kecamatan dalam mendorong ketahanan pangan berbasis masyarakat di wilayah perkotaan.
Dalam kunjungan tersebut, Camat Wajo didampingi oleh Lurah Butung, perangkat RT/RW, serta staf kelurahan. Kehadiran mereka disambut oleh warga setempat yang aktif mengelola lahan pertanian skala kecil di lingkungan permukiman.

Program urban farming ini memanfaatkan lahan terbatas di kawasan padat penduduk untuk ditanami berbagai jenis sayuran dan tanaman pangan. Inisiatif ini dinilai mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kemandirian warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Camat Wajo menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam mengembangkan program tersebut. Menurutnya, urban farming merupakan solusi konkret menghadapi tantangan keterbatasan lahan di wilayah perkotaan.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kebersamaan antarwarga. Melalui kerja sama dalam mengelola kebun, masyarakat dapat membangun solidaritas sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.
Lurah Butung menambahkan bahwa pihak kelurahan akan terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk pendampingan maupun penyediaan sarana yang dibutuhkan. Hal ini bertujuan agar program urban farming dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga meninjau langsung berbagai jenis tanaman yang dibudidayakan oleh warga. Beberapa di antaranya adalah sayuran seperti kangkung, bayam, dan cabai yang tumbuh dengan baik.
Camat Wajo juga berdialog dengan warga untuk mendengar langsung kendala yang dihadapi dalam pengelolaan urban farming. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan program ke depan.
Warga setempat mengaku senang dengan adanya perhatian dari pemerintah kecamatan dan kelurahan. Mereka berharap kegiatan ini dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Kunjungan ini diharapkan menjadi motivasi bagi wilayah lain untuk mengembangkan program serupa. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, urban farming dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kesejahteraan warga di tengah keterbatasan lahan perkotaan.
