Apollotimes.news - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menunda pelaksanaan pengadaan barang dan jasa (Barjas) di awal tahun 2025. Kebijakan ini bertujuan menunggu penerbitan regulasi baru yang akan menjadi pedoman pelaksanaan Barjas sekaligus mengantisipasi dampak masa transisi kepemimpinan setelah Pilkada 2024. Pelantikan kepala daerah baru hasil Pilkada serentak dijadwalkan berlangsung pada Maret 2025, menjadikan langkah ini relevan untuk menjaga keberlanjutan pemerintahan daerah.
Instruksi ini didukung oleh Surat Edaran Bersama yang diterbitkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada 11 Desember 2024. Surat edaran tersebut meminta Pemda untuk mencadangkan sebagian dana transfer, termasuk dana bagi hasil, alokasi umum, alokasi khusus fisik, dan tambahan infrastruktur, yang direncanakan untuk program berbasis fisik. Proses pengadaan dan penandatanganan kontrak Barjas dari dana tersebut diinstruksikan untuk ditunda hingga regulasi baru mengenai besaran transfer ke daerah diterbitkan oleh Kementerian Keuangan.

Kebijakan ini juga bertujuan mencegah kepala daerah lama mengambil keputusan mendesak terkait proyek fisik menjelang akhir masa jabatan mereka. Hal ini diharapkan dapat menghindari potensi kesulitan yang mungkin dihadapi oleh kepala daerah baru dalam mengelola pemerintahan. Dengan penundaan ini, pemerintah pusat berupaya menciptakan ruang yang cukup bagi kepala daerah baru untuk menyusun program prioritas yang sesuai dengan kebutuhan dan situasi daerah masing-masing.
Langkah ini juga mencerminkan komitmen pemerintah pusat untuk memperbaiki tata kelola anggaran di daerah. Dengan regulasi baru yang sedang disiapkan, Pemda diharapkan dapat menjalankan pengelolaan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel. Selain itu, penundaan ini memberikan waktu bagi Pemda untuk melakukan evaluasi terhadap program-program yang membutuhkan pendanaan fisik, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lebih efektif dan efisien di masa mendatang.
